6/16/19

Sikecil Demam Tinggi, Turun dengan Balur Varash Natural dan Avara

| 6/16/19
Testimonial Avara dan Minyak Varash Natural dari Cianjur, Jawa Barat.

Salam sehat, kaya dan bahagia.
Nama Wali : Sian L. Erlangga.
Nama Anak : Joy Laurent Erlangga.
Usia : 2 tahun
demam tinggi
Sian L. Erlangga.Umur 2 Tahun
Sudah setahun Joy memakai Avara, sejak April 2018, dan terbukti memang selama setahun itu, daya tahan tubuh nya lebih kuat. Beberapa kali demam ringan , cukup dibalur Avara dan Varash Natural, sudah sembuh.

Yang agak parah adalah ketika Desember 2018, karena kesibukan Natal dan perjalanan ke Kalimantan dan Jogjakarta serta pola makan yang tidak baik, Joy terkena typhus di akhir Desember. Namun meskipun sudah positif thypus, Joy tetap aktif dan tidak lemas.

Minum antibiotik dari dokter, namun obat panas nya hanya diminum satu kali, dan terus dibalur Avara atau Varash sehari tiga kali. Saya balurkan di punggung, dada, perut dan telapak kaki, sehingga dalam waktu dua hari itu panas nya tidak naik2 lagi dan Joy sembuh hanya dalam hitungan hari. Puji Tuhan.

Saya mengenal Varash pada ulang tahun pertama Joy yaitu April 2018, saya membeli Avara dari ibu Maria yang kebetulan berkunjung ke Cianjur dari Bogor. Ibu Maria ini merupakan teman SMP suami saya.

Yang terakhir adalah sakit di akhir Maret 2019 lalu. Karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan ringan makaroni goreng berbumbu. Sepertinya terjadi radang di tenggorokan nya. Saya katakan 'sepertinya', karena kali itu Joy sama sekali tidak ke dokter. Hanya demam nya tinggi dan batuk parah.

Jumat malam panas sampai 39 derajat lebih. Saya langsung balur Varash Natural. Tapi ketika dibalur di punggung, minyak sepertinya langsung terserap namun panas nya tidak turun. Dan kakinya masih dingin, tanda suhu badan akan naik terus.

Beberapa jam kemudian, saya balur lagi pakai Varash Classic, balur hampir di seluruh badan, panas nya masih ada, namun kakinya sudah mulai hangat. Joy tidur dipelukan saya sampai pagi. Pagi mau dibawa ke dokter, tapi dokter sedang pulang kampung dan tidak praktek.

Kembali saya balur Varash Classic pagi itu karna panas nya masih di 39 derajat. Siang kami sudah membeli obat turun panas yang dimasukan ke dubur, karna Joy sulit sekali minum obat. Namun baru mau dimasukan lewat dubur nya, Joy sudah jerit2.

Akhirnya saya balur lagi minyak Varash Classic. Sore panas nya turun sekitar 38,5. Karena sama sekali tidak minum obat, jadi saya balur lagi. Sabtu malam itu tidur nya nyenyak. Puji Tuhan, Minggu pagi sudah normal panasnya, sehingga kami bawa ke Bogor karena ada tugas di Bogor.

Di mobil Joy tidur sepanjang perjalanan. Sampai di Bogor saya balur lagi Varash classic dan Joy bisa ikut kegiatan kami sampai selesai, suhu badan nya normal terus. Senin, Joy sudah sehat kembali. Tinggal batuknya.

Setiap batuk, saya olesi Varash Care di tenggorokan, seputar leher dan belakang telinga. Jadi sakit yang terakhir itu, benar-benar tidak minum obat dan sembuh hanya dengan dibalur Avara , VHO ,Varash Classic dan Oles Varash Care.

Selamat deh, dana buat ke dokter nya masuk tabungan aja buat jalan-jalan, hehe....Terima kasih kepada peracik Varash, Bapak Putu Ripa, minyak Varash sungguh-sungguh membantu anak seperti Joy yang sulit minum obat.

Ayo mommy mommy cerdas dimanapun, sediakan Varash Oil di rumah. Lindungi anak-anak kita dengan obat herbal yang jelas tidak ada efek samping nya. Balur rutin tiap malam anak kita dengan Varash Oil, and keep the doctor away, hehe....

Bersama Varash, sehat terus anak Indonesia

Related Posts